mimpi akan mewujudkan impian jika engkau berlatih dan berusaha dengan keikhlasan dan kesabaran

polling

Jumat, 19 Desember 2008

Siapa di Balik Blog Anti Islam

Friday, 21/11/2008 10:49 WIB Cetak | Kirim | RSS

Kebencian terhadap Islam memang tidak pernah berhenti hingga hari Kiamat. Selalu saja ada musuh-musuh Islam yang mencari celah untuk menyatakan permusuhan mereka. Salah satunya adalah dengan blog.

Cara ini memang cukup efektif dan efesien. Efektif karena dengan cara ini penyebaran bisa tanpa batas. Dan efesien karena mereka membuat blog bisa gratisan.

Siapa saja yang getol bermain di lapangan blog penghina Islam ini?

Memang, begitu banyak blog yang terus saja muncul dan berkeliaran di dunia maya Indonesia. Secara umum, blog-blog tersebut banyak dibuat di penyedia jasa blog gratisan, semisal wordpress, multiply, dan lain-lain.

Kebanyakan tersebarnya informasi tentang situs-situs yang menghina Islam dan Nabi Muhammad berasal dari sebuah forum diskusi. Misalnya, situs lapotuak.wordpress.com tersebarnya melalui forum Faith Freedom (http://www.indonesia.faithfreedom.org/forum/). Situs ini sekarang memang sudah ditutup. Tapi, situs asalnya http://www.faithfreedom.org yang di miliki oleh Ali Sina sampai sekarang masih bisa diakses.

Siapa Ali Sina? Aslinya dari Iran. Setelah murtad, orang ini menjadi atheis dan tinggal di Amerika. Di sana, ia dan timnya membuat yayasan yang bernama Faith Freedom Internasional. Ia bertekad untuk menghantam Islam lewat lembaga ini.

Di suatu situs komunitas terbesar di Indonesia, Kaskus (http://www.kaskus.us) bahkan dulu ada satu thread khusus untuk saling menghujat yang diistilahkan dengan nama FC (fight club). Orang-orang bisa berdebat, mencaci maki, menghina, mengejek suatu agama tanpa ada batas.

Bahkan ada 'orang gila' yang membuat thread yang berjudul “Tantangan 2 x 24 jam kepada Allah nya umat Islam”. Si 'orang gila' ini menantang Allah, kalau benar Allah itu wujud dia minta dalam waktu 2 x 24 jam dia sudah mati. Sayang, sebelum 2 x 24 jam thread itu sudah di hapus oleh admin. Mudah-mudahan orang gila tadi juga dibuat mati oleh Allah.

Selain Ali Sina, ada lagi Roy Sianipar. Melalui situsnya http://roysianipar-islamjihadfuckupindonesia.blogspot.com/ dan http://poorestislamijihadinindonesia.blogspot.com/, ia selalu melontarkan hujatan-hujatan sangat kasar dan vulgar terhadap Nabi Muhammad dan Islam. Seperti halnya Ali Sina, orang ini pun belum diketahui keberadaannya. Ada blog yang menyebutkan bahwa si Roy ini tinggal di Australia, dan ia seorang gay.

Sebuah blog Islam malah sudah memberikan ancaman terhadap Roy: mengharapkan partisipasi blogger muslim untuk menginformasikan keberadaan ROY SIANIPAR kepada mereka. Akan ada tindakan khusus secara offline untuk Roy.

Bukan tidak mungkin, masih banyak makhluk-makhluk lain sejenis Roy ini yang hobinya menghujat dan menghina Islam dan Nabi Muhammad. Sangat di butuhkan peran aktivis blogger dan hacker muslim untuk menghentikan tindakan-tindakan mereka yang melampui batas itu.(fq)

Perbankan Syariah Melaju, Melintasi Guncangan, Memperkuat Stabilitas Sistem Keuangan Nasional

Bersama: Ramzi A. Zuhdi, Direktur Direktorat Perbankan Syariah, Bank Indonesia

Tanya:

Bagaimana kondisi perbankan syariah di Indonesia di tengah krisis keuangan global yang sedang terjadi saat ini? Dan bagaimana prospeknya di tahun 2009 yang akan datang?

Jawab:

Sebagai sebuah negara yang perekonomiannya terbuka, Indonesia tak luput dari imbas dinamika pasar keuangan global. Termasuk pula imbas dari krisis keuangan yang berawal dari Amerika Serikat, yang menerpa negara-negara lainnya, dan kemudian meluas menjadi krisis ekonomi secara global yang dirasakan sejak semester kedua tahun 2008. International Monetary Fund (IMF) memperkirakan terjadinya perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia dari 3,9% pada 2008 menjadi 3% pada tahun 2009. Perlambatan ini tentu saja pada gilirannya akan mempengaruhi kinerja ekspor nasional, yang pada akhirnya berdampak kepada laju pertumbuhan ekonomi nasional.

Kemudian bagaimana dampak guncangan sistem keuangan global ini terhadap industri perbankan syariah di Indonesia? Eskposure pembiayaan perbankan syariah yang masih lebih diarahkan kepada aktivitas perekonomian domestik, sehingga belum memiliki tingkat integrasi yang tinggi dengan sistem keuangan global dan belum memiliki tingkat sofistikasi transaksi yang tinggi; adalah dua faktor yang dinilai telah "menyelamatkan" bank syariah dari dampak langsung guncangan sistem keuangan global. Terbukti, selama tahun 2008 jaringan pelayanan bank syariah terus mengalami penambahan sebanyak 130 kantor cabang. Sehingga saat ini sudah ada 1.440 kantor cabang bank konvensional yang memiliki layanan syariah. Secara geografis, penyebaran jaringan kantor perbankan syariah saat ini telah menjangkau masyarakat di lebih dari 89 kabupaten/kota di 33 propinsi. Jumlah BUS (Bank Umum Syariah) bertambah, sehingga sampai Oktober 2008 menjadi berjumlah lima BUS.

Kinerja pertumbuhan pembiayaan bank syariah tetap tinggi sampai akhir tahun 2008 dengan kinerja pembiayaan yang baik (NPF, Net Performing Financing di bawah 5%). Penyaluran pembiayaan oleh perbankan syariah selama tahun 2008 secara konsisten terus mengalami peningkatan dengan pertumbuhan sebesar 17,6% dari triwulan ketiga tahun 2007 atau menjadi 42,9% pada triwulan ketiga tahun 2008. Sementara itu, nilai pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah mencapai Rp.37,7 triliun. Sekali lagi industri perbankan syariah menunjukkan ketangguhannya sebagai salah satu pilar penyokong stabilitas sistem keuangan nasional. Dengan kinerja pertumbuhan industri yang mencapai rata-rata 60% sejak dikembangkannya pada tahun 1992, perbankan syariah di Indonesia diperkirakan tetap akan mengalami pertumbuhan yang cukup tinggi pada tahun 2009.

Untuk tahun 2009 yang akan datang, perbankan syariah nasional diperkirakan masih akan berada dalam fase high-growth-nya. Optimisme tersebut didasarkan kepada asumsi, bahwa faktor-faktor yang mempercepat pertumbuhan industri perbankan syariah akan dapat dipenuhi, antara lain: realisasi konversi beberapa UUS (Unit Usaha Syariah) menjadi BUS (Bank Umum Syariah), implementasi UU No. 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah sebagai kepastian hukum berhasil mendorong peningkatan kapasitas bank-bank syariah; implementasi UU No. 19 Tahun 2008 tentang SBSN mampu memberikan semangat industri untuk meningkatkan kinerjanya, dukungan dari Amandemen UU Perpajakan sebagai kepastian hukum berhasil mendorong peningkatan kapasitas bank-bank syariah melalui peran investor asing, iklim dunia usaha yang tetap kondusif di tengah aktivitas Pemilu, meningkatnya pemahaman masyarakat dan preferensi untuk menggunakan produk dan jasa bank syariah, serta realisasi penerbitan Corporate SUKUK oleh bank syariah untuk memperkuat base capital perbankan syariah.

Dengan positioning khas perbankan syariah sebagai "lebih dari sekedar bank" (beyond banking), yaitu perbankan yang menyediakan produk dan jasa keuangan yang lebih beragam serta didukung oleh skema keuangan yang lebih bervariasi, kita yakin bahwa di masa-masa mendatang akan semakin tinggi minat masyarakat Indonesia untuk menggunakan bank syariah. Dan pada gilirannya hal tersebut akan meningkatkan signifikansi peran bank syariah dalam mendukung stabilitas sistem keuangan nasional, bersama-sama secara sinergis dengan bank konvensional dalam kerangka Dual Banking System (sistem perbankan ganda) Arsitektur Perbankan Indonesia (API).

India Kembangkan Perbankan Syariah

Sistem perbankan Islami yang berbasis pada system bagi hasil dan bukan system bunga, terbukti telah memberikan kontribusi besar bagi pembiayaan proyek-proyek infrastruktur berskala makro di berbagai belahan dunia. Oleh sebab itu, pemerintah India menyatakan serius untuk mengenalkan sistem perbankan islami di India, terutama untuk membantu warga masyarakat yang termarjinalkan dari sisi ekonomi.

Sebuah koalisi dari berbagai elemen yang dibentuk oleh pemerintah India, sudah mengisyaratkan lampu hijau bagi pengembangan sistem perbankan syariah di negara yang terletak di Asia Selatan itu. Sebelumnya, pemerintah India sudah menunjuk sejumlah komite untuk memberikan masukan, dan komite-komite itu memberikan rekomendasi positif terhadap praktek-praktek dalam sistem perbankan Islami.

Perdana Menteri India, Manmohan Singh, sebelum mengambil keputusan, bahkan sudah menanyakan langsung tentang prinsip-prinsip sistem perbankan dan keuangan Islami dengan sejumlah pakar selama kunjungannya ke Qatar dan Oman.

Menurut para pejabat India yang menemani Singh dalam rangkaian kunjungannya ke Timur Tengah, pemerintah menginginkan perbankan syariah sudah beroperasi di India setelah ia meyakinkan partner-partner koalisi di pemerintahannya. Apalagi dalam situasi krisis yang melanda pasar dan perekonomian dunia saat ini, perbankan Islam terbukti mampu menangkal badai krisis dan banyak membantu perekonomina yang terkena dampak krisis.

Salah satu instrumen perbankan Islami yang penting adalah Sukuk, yang dipandang sebagai solusi bagi krisis perkreditan yang memicu krisis ekonomi dunia Menurut para pakar, sementara bank-bank konvensional mengalami kerugian hingga 400 milyar dollar akibat krisis pekreditan, bank-bank yang menerapkan Sukuk mampu bertahan dari krisis.

Sementara krisis pekreditan telah melumpuhkan tulang punggung perekonomian banyak negara, laporan-laporan menyebutkan bahwa menteri keuangan Inggris Raya dan Menteri Keuangan Jepang sudah melirik potensi Sukuk sebagai instrumen dalam manajemen hutang untuk semua transaksi yang menggunakan pounsterling dan yen.

Agama Islam melarang sistem bunga atau riba, yang selama ini menjadi instrumen penting di sektor perbankan modern. Sayangnya, pentingnya sistem Islami dalam industri perbankan dan keuangan, terlambat disadari oleh banyak pelaku ekonomi.

Saat ini, Reserve Bank of India (Bank Sentral India) baru saja menyelesaikan studi terhadap beberapa instrumen dalam sistem perbankan dan keuangan Islami. Ketua Deputi Majelis Tinggi Parlemen India, K Rehman Khan menyatakan mendukung dikembangkannya industri perbankan syariah di India.

�Layanan keuangan dan produk-produk yang sesuai dengan konsep syariah bisa membuka akses modal keuangan yang lebih besar, yang selama ini sulit untuk menjadi lahan investasi bagi warga Muslim di India,� kata Rehman Khan.

Di Kerala dan Andhra Pradesh, wilayah di India yang komunitasnya kebanyakan Muslim, ada dana bunga sebesar 10 milyar dollar yang menganggur, karena pemiliknya tidak mau mengambil dana itu karena menganggap dana-dana tersebut tidak sesuai dengan ajaran agama mereka.

�Perbankan Islami, tidak diragukan lagi, dikelola dengan etika Islam. Tapi dari sisi ekonomi, perbankan Islami lebih memiliki keteraturan dibandingkan dengan sifat dari konsep perekonomian Islami yang tidak kenal kompromi dengan sistem bunga. Perbankan Islami akan memberikan manfaat yang besar untuk mendorong pertumbuhan sektor ekonomi riil dibandingkan sektor keuangan,� papar Rehman Khan.

Pakar di Indian Centre on Islamic Finance and National Committee on Islamic Banking, H. Abdur Raqeeb mengatakan, selama ini pemerintah India enggan mempertimbangkan industri perbankan Islami sebagai bagian dari reformasi sektor perbankannya. Sementara di India, dalam laporan yang dibuat The Rajinder Sachar Committee-komite yang dibentuk pemerintah India-warga Muslim di India adalah komunitas yang paling tidak diuntungkan oleh sektor-sektor finansial, termasuk perbankan.

Menurut laporan tersebut, Muslim India hanya bisa memberikan kontribusi sebesar 7,4 persen dalam deposit-deposit di bank dan hanya mendapatkan 4,7 persen dari kredit yang diberikan bank. Muslim India setiap tahun mengalami kerugian hampir 15 milyar dollar, karena seharusnya warga Muslim mendapatkan ratio kredit sebesar 47 persen dari rata-rata ratio kredit secara nasional yang besarnya 74 persen. Diharapkan dengan beroperasinya bank-bank syariah, warga Muslim India lebih memiliki akses yang lebih luas untuk berinvestasi maupun mendapatkan kredit.

Dalam situasi krisis global seperti sekarang ini, banyak perusahaan yang mulai beralih ke dana investasi berbasis syariah. Para pemain di sektor finansial menaruh perhatian pada dana investasi Islami yang berasset triliunan dollar.

Percetakan Al Quran Madinah Juga Lakukan Penelitian tentang Keislaman

Jumat, 19/12/2008 11:09 WIB Cetak | Kirim | RSS

Al Quran merupakan kitab yang sempurna tiada keragu-raguan didalamnya, kandungan Al Quran yang sangat lengkap itu diantaranya berisi masalah aqidah, ibadah, akhlaq, hukum dan juga sejarah. Subhanallah, firman Allah yang mengandung banyak pengetahuan di dalamnya ini, sampai saat ini masih terjaga kemurnian dan kesuciannya. Salah satunya dilakukan pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui Percetakaan Mushaf Al Quran "Kompleks Malik Fahd" Madinah.

Kompleks percetakan yang berdiri sejak tahun 1405H/1984 diatas tanah 4500 meter persegi, selain secara teliti menghasilkan Al Quran baik bentuk versi cetak dan audio CD/kaset, juga mencetak jurnal-jurnal serta melakukan penelitian dan melakukan kajian mengenai kandunguan isi Al Quran.

"Selain mencetak Al Quran, kami juga mengeluarkan jurnal-jurnal hasil penelitian dan kajian Islam, untuk membantah adanya penyimpangan terhadap kandungan isi Al Quran," kata Direktur Hubungan Masyarakat`Kompleks Malik Fahd` Syeikh Sholeh Husaini.

Untuk itu, dalam kompleks itu disiapkan gedung pusat penelitian dan pengembangan Dirosah Islamiyah, Al Quran, As-Sunnah. Disamping gedung-gedung lain seperti tempat percetakan, pelatihan petugas, gedung tempat penyimpanan hasil percetakan, pemusnahan sisa percetakan, reparasi alat-alat percetakan, serta perumahan untuk para pejabat dan tamu VVIP.

Dalam satu tahun, lanjut Syeikh Sholeh percetakan Al Quran di Madinah bisa menghasilkan 10 juta dalam bentuk cetak, kaset dan CD, dan hasil produksinya dari 1.700 karyawan itu dikirimkan keseluruh negara baik melalui jamaah haji, atau pun melalui kedutaan dari berbagai negara.

"Sebanyak 2 juta Al Quran dari hasil percetakan kompleks Malik Fahd diberikan kepada jamaah haji yang datang ke tanah suci," jelasnya.

Pusat percetakan Al Quran sudah berhasil menerjemahkan Al Quran ke dalam 50 bahasa, diantara bahasa Afrika, bahasa China, Korea, Indonesia, dan Eropa. Setiap kali musim haji tempat percetakan Al Quran selalu ramai dikunjungi jamaah haji yang datang ke kota Madinah, namun sayang untuk jamaah haji perempuan berdasarkan aturan pemerintah setempat tidak diperkenankan untuk masuk ke dalamnya. Sehingga banyak jamaah haji perempuan yang datang hanya sekedar membeli berbagai jenis Al Quran, yang terletak dibagian luar areal kompleks percetakan Al Quran.(novel)

Natal, Tahun Baru, dan Krisis

Kamis, 18/12/2008 11:49 WIB Cetak | Kirim | RSS

Menjelang Desember sudah mulai nampak suasana natal di plaza-plaza. Para pelayan, cassa, bahkan satpam pun, di sebuah plaza, menggunakan pakaian ala santaklaus. Topi dan baju warna merah dan putih. Sebagian plaza juga sudah memasang pohon natal.

Menjelang perayaan natal, ada plaza menggelar acara perayaan natal, bertemu dengan santaklaus, khususnya untuk anak-anak. Tentu, asumsinya para pengunjung menjelang natal, tak lain, mereka para pemeluk agama Kristen. Dengan menggunakan pakaian ala santaklaus itu, pemilik plaza ingin menarik pengunjung sebanyak mungkin, yang mengambil moment menjelang perayaan, sehingga pengunjungnya menjadi ramai.

Di Jakarta, ketika menjelang natal dan tahun baru, seperti tak nampak lagi, simbol-simbol Islam, di plaza, mall, dan tempat keramaian, atau media massa, iklan dan beritanya, hanyalah yang berkaitan dengan perayaan natal dan tahun baru. Bahkan, perayaan Idul Adha, hari raya Haji, tak mendapatkan liputan yang memadai. Seakan Indonesia sudah bukan negeri yang penduduknya sebagian besar adalah muslim. Islam dan umat Islam secara opini, sepertinya tak nampak lagi keberadaannya.

Perubahan ini sudah berlangsung bertahun-tahun. Mau tak mau ini mempunyai implikasi yang sangat serius terhadap kehidupan umat Islam. Maka, sebenarnya setiap tahun, menjelang perayaan natal dan tahun baru, plaza-plaza, mall, media massa, menjadi sarana efektif mempengaruhi, dan mengarahkan masyarakat, yang nota bene mayoritas muslim ini, yang dapat menjurus pelarutan keyakinan, minimal mereka – umat Islam, tak lagi memiliki ghirah (kecemburuan) terhadap agamanya (Islam), dan bila berlangsung terus-menerus, tak tertutup kemungkinan mereka dapat menjadi murtad.

Betapapun, yang bekerja di plaza-plaza atau mall, sebagian besar beragama Islam, dan pembelinya, tidak semuanya beragama Kristen, tapi para pekerjanya harus menyesuaikan dengan suasana perayaan natal, yang akan berlangsung di bulan ini. Ini berulang setiap tahun. Kebetulan umat Islam yang bekerja di plaza-plaza dan mall, mereka yang dalam posisi secara ekonomi lemah, dan mereka harus berkerja di plaza-plaza dan mall, dan setiap tahun merek harus menggunakan pakaian ala santaklaus.

Sebaliknya, mereka orang-orang yang kaya atau mampu, mereka sudah terbiasa dengan pola hidup yang konsumtif, dan sudah menjadi ‘habit’ kebiasaan berbelanja ke plaza-plaza, dan mall, yang sekali belanja mereka dapat menghabiskan uang jutaan. Mereka sudah terbiasa dengan menumpuk barang-barang kebutuhan sekunder atau primer. Barang-barang yang hanya menambahkan kenikmatan dan kenyamanan hidup mereka.

Berbeda dengan kalangan bawah yang mereka berbelanja di pasar-pasar yang tradisional, dan hanya membeli kebutuhan pokok (primer). Pola hidup orang kaya kota yang hedonis, dan orientasinya kenikmatan, dan mereka hanya menghabiskan uangnya berbelanja di plaza-plaza dan mall itu, mereka menikmati suasana natal dan tahun baru. Inilah yang terjadi saat ini.

Padahal, krisis yang terjadi secara global, ikut mendera ekonomi Indonesia. Sebuah media cetak yang terbit di Jakarta, memberikan laporan, yang sangat pahit, betapa akibat krisis ekonomi global ini, sudah berdampak terhadap ekonomi Indonesia. Dalam sebuah laporannya menyebutkan : “Sentra industri bagai kota mati”. Laporan ini menggambarkan betapa pahitnya, akibat krisis ekonomi yang menghantam rakyat Indonesia, terutama mereka yang dalam posisi ekonominya yang lemah.

Mereka langsung terpuruk dan kehilangan pendapatan. Para buruh pabrik di sentra indusrti manufaktur, yang orientasi eksport, yang langsung bangkrut dan banyak yang tutup, dan melakukan PHK, terhadap para buruh mereka. Padahal, menurut para pengamat ekonomi, krisis di Indonesia baru akan mulai, awal Januari 2009. Di awal tahun baru 2009, rakyat akan menghadapi malapetaka baru, yaitu puluhan ribu orang yang akan kehilangan pekerjaan, akibat dampak krisis ekonomi.

Mengapa kita tidak menyadari krisis yang sekarang menghimpit kehidupan kita? Kita masih memanjakan hawa nafsu kita? Kita masih membiasakan berbuat berlebihan ‘isyraf’, yang dilarang agama, menghabiskan uang di plaza-plaza, mall, toko-toko supermarket, dan pusat perbelanjaan di pusat kota, dan kita sambil melihat saudara muslim yang miskin, dan mereka harus terpaksa menggunakan pakaian ala santaklus.

Kita harus mulai mendidik diri kita menghadapi situasi krisis yang akan berlangsung dalam jangka waktu yang panjang. Lima tahun, sepuluh tahun, dan mungkin lima belas tahun ke depan. Karena, jangan berprentensi krisis akan segera berakhir. Karena banyak faktor yang akan mempengaruhi recovery ini dapat berhasil atau gagal.

Tapi, setidaknya ada peristiwa politik yang waktu dekat ini akan kita hadapi, yaitu kampanye pemilu legislative, dilanjutkan pemilihan presiden dan wakil presiden, penetapan presiden terpilih, dan penyusunan kabinet, dan baru berakhir di tahun 2010. Itu kalau situasi normal dalam pemilu nanti. Kalau, kondisi politik tidak normal, dari akibat dampak krisis global yang ada, mungkin lebih sulit lagi kondisinya.

Mari kita bersiap-siap menghadapi krisis jangka panjang. Kita tinggalkan semua kebiasaan yang tidak bermanfaat. Kita tingkatkan perhatian kepada saudara kita sesama muslim, yang terkena musibah, akibat krisis ekonomi yang sekarang melanda Indonesia. Wallahu ‘alam.

Mari Dukung Perjuangan Hamas

Rakyat Palestina berinteraksi dengan Hamas dan mereka dapati bahwa gerakan ini tidak dikotori ambisi duniawi dan tidak mengharapkan kekuasaan dalam arti sempit.

Bismillaahirrahmaanirrahiem. Selawat dan salam semoga tercurah kepada nabi Muhammad saw, keluarga dan para sahabat serta orang-orang yang loyal kepadanya.

Hamas, Lubuk Perjuangan Umat

Hamas adalah hati umat Islam dan kemuliaannya. Hamas telah menghidupkan semangat rakyat Palestina yang telah beku. Hamas membangkitkan harapan yang pernah lenyap. Hamaslah yang telah menggagalkan proyek Zionisme dalam penghancuran jantung umat Islam di Palestina. Hamaslah yang telah memaksa dunia internasional untuk mengakui keberadaan bangsa Palestina setelah sekian tahun tidak diakui keberadaannya.

Karena itulah umat Islam Palestina telah mendapatkan naungan hingga seluruh rakyat Palestina mendukungnya dengan sepenuh hati. Kalaulah tidak karena tabir dan rintangan yang dibuat oleh pemerintah otonom, maka ribuan mungkin jutaan sukarelawan akan bergabung melawan penjajah untuk membebaskan negeri Palestina dan membersihkan kesucian Al-Quds serta mengembalikan hak-hak rakyat Palestina.

Tipuan Politik

Seiring dengan perjalanan waktu, negara-negara besar menggunakan tipu daya dan kecurangan politik dalam melancarkan misinya. Fitnah dikobarkan di tengah revolusi rakyat Palestina. Di balik komoditas perjanjian damai, Zionis berusaha menggunakan kesempatan untuk meluaskan daerah jajahan dan mengokohkan pendudukan atas tanah Palestina serta membangun tembok pemisah, membunuh para pejuang kemerdekaan, memblokade Gaza, menghancurkan bangunan-bangunan penduduk, dan merusak pertanian-perkebunan.

Hamas Adalah Harapan Rakyat Palestina

Penyemangat gerakan perlawanan Islam Palestina terhadap Zionis adalah Hamas. Rakyat Palestina merasa bahwa harapan mereka dalam perjuangan merebut kemerdekaan dan masa depan adalah Hamas. Mereka hidup berinteraksi dengan Hamas dan mereka dapati bahwa gerakan ini tidak dikotori ambisi duniawi dan tidak mengharapkan kekuasaan sempit.

Orang-orang Hamas tetap mengangkat senjata dan melakukan perlawanan mengusir penjajah. Memberikan pelayanan kepada rakyat dalam bidang pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Mereka mengamalkan nilai-nilai dan prinsip Islam dalam kehidupan. Inilah awal gerakan perlawanan bersenjata skala dunia yang berhasil menyedot potensi musuh-musuh Islam.

'Gempa' dan 'Badai'

Dari sini mulai terjadilah kegemparan kemudian terjadi badai dalam perang psikologis dan pemikiran di Palestina. Gempar terjadi di kalangan rekan-rekan seperjuangan dan negara-negara Arab serta negara-negara Barat, terlebih Amerika Serikat dan yang pasti adalah penjajah Israel.

Kegemparan ini masih terus terjadi sebelum Hamas mau melucuti prinsip dan syiar perjuangan mereka melawan Israel. Tekanan pertama yang mereka lakukan adalah dengan ancaman memutus bantuan kepada rakyat Palestina. Dalam rangkaian konspirasi internasional, bagaimana menlu AS tidak hanya dengan ancaman boikot saja dan tidak hanya memprovokasi sekutu Baratnya, tetapi juga mengajak negara-negara Arab, seperti Mesir, Arab Saudi dan negara-negara teluk untuk menghentikan dukungan dan bantuannya kepada rakyat Palestina.

Mereka menekan pemerintah daerah kawasan dengan argumen bahwa dukungan kepada pemerintahan Hamas di Palestina akan memperlambat perbaikan politik dan penerapan demokrasi serta langkah mundur dalam penghormatan hak asasi manusia.

Kewajiban Kita

Kewajiban kita terhadap saudara-saudara kita, rakyat Palestina dan Hamas agar kita dapat mencegah badai yang dihembuskan Zionis dan Amerika:

– Saya menyerukan untuk menertibkan kembali PLO dengan dasar kebangsaan yang murni dan sesuai dengan kriteria demokrasi.

– Saya mengajak warga Palestina di luar Palestina yang jumlahnya lebih dari warga yang tinggal di Palestina untuk mendukung saudara mereka yang tengah berjuang di Palestina secara moril dan materiil, politik, ekonomi dan sosial.

– Saya mengajak pemerintah negara-negara Arab untuk tidak tunduk kepada tekanan Amerika, bahkan kita harus meningkatkan sokongan kita kepada bangsa Palestina dalam perjuangannya mengusir penjajah Israel.

– Saya juga mengajak OKI untuk menggelar muktamar internasional negara-negara Islam untuk menguatkan dukungan kepada rakyat Palestina menghadapi konspirasi baru Zionis dan negara-negara Barat.

– Saya menaruh harapan besar kepada rakyat Arab dan negara Islam dan saya percaya bahwa mereka dalam keadaan sangat siap untuk memberikan pengorbanan harta, jika tidak bisa memberikan jiwanya untuk mendukung saudara kita di Palestina yang merupakan perwujudan dari pejuang terdepan dalam pembebasan Al-Quds dan tanah sucinya di Palestina.

– Terakhir, saya berikan dukungan khusus kepada Hamas, “Tsabatlah dengan prinsip kalian dan tetaplah pada jalan perjuangan kalian meski diterpa badai bertubi-tubi.

"Rakyat Palestina bersama kalian. Umat Islam bersama kalian. Bangsa Arab juga bersama kalian dan Allah di atas segala sesuatu tetap bersama kalian.

"Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu. Dan orang-orang yang kafir maka kecelakaanlah bagi mereka dan Allah menghapus amal-amal mereka. (Muhammad: 7-8)

"Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan Kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik. (Al-Ankabut: 69)”

Selawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita, nabi Muhammad saw. keluarganya serta para sahabat.

Sabtu, 29 November 2008

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.6)


Berbagai penyakit baru terus bermunculan menghinggapi manusia dan parahnya belum ditemukan obat yang paten yang mampu menyembuhkan secara total, seperti halnya virus HIV, dan juga Virus H5N1 dalam kasus Flu Burung. Kita tentu ingat, setiap kali ada korban meninggal akibat virus ini, media massa baik cetak maupun elektronik senantiasa menyebutnya sebagai ‘Suspect Flu Burung’ alias baru diduga, bukan dipastikan.

Di lain sisi, obat-obatan kimiawi yang diproduksi oleh dunia medis dan direkomendir oleh para dokter ternyata juga tidak bebas dari efek samping. Obat untuk sesuatu penyakit ternyata jika digunakan secara kontinyu akan menimbulkan penyakit lain. Penyakit utama yang diderita pun bisa jadi bertambah kuat dan sebab itu membutuhkan dosis dari obat yang sama yang lebih besar lagi agar penyakit atau virus atau kuman yang lebih kuat bisa dibasmi.

Parahnya, aneka bahan konsumsi manusia yang berasal dari alam pun ternyata dewasa ini sudah jauh dari nilai sehat. Sayuran dan buah-buahan misalnya, dalam perawatannya selalu disemprot dengan herbisida atau insektisida yang tidak aman bagi manusia. Belum lagi zat pengawet yang biasa diberikan kepada sayuran dan buah-buahan impor agar lebih tahan lama dan tidak mudah busuk, juga menambah daftar zat kimia berbahaya yang dipastikan akan ikut masuk ke dalam tubuh manusia jika dikonsumsi. Lama-kelamaan, zat-zat yang jumlahnya mungkin sangat kecil ini, bisa menjadi besar karena mengendap di dalam tubuh dan menjadi bibit penyakit.

Satu contoh, seorang perempuan yang sejak muda sering mengkonsumsi mie instan atau penganan pabrik yang mengandung Mono Sodium Glutamat (MSG) alias bahan penyedap atau penguat rasa yang lazim ditambahkan ke dalam banyak sekali penganan produk pabrik, lima sampai sepuluh tahun ke depan pasti akan tumbuh kista di dalam tubuhnya yang bisa jadi bertambah ganas menjadi tumor. Banyak sekali kasus ini di dunia dan juga di Indonesia.

Ironisnya, penggunaan MSG oleh media massa malah dipromosikan secara besar-besaran sebagai zat yang mampu mendongkrak rasa dan kenikmatan sebuah makanan, namun tidak dipaparkan secara jujur efek samping membahayakan bagi tubuh manusia. Berbagai penelitian dari dunia medis tentang bahaya MSG pun tidak disosialisasikan secara massal. Akibatnya, hanya orang-orang tertentu yang care terhadap kesehatan-lah yang berusaha sekuat tenaga menghindari penggunaan zat aditif tersebut. Sedangkan kalangan bawah yang tertutup akses informasi (karena buku atau pendidikan mahal harganya), dan kelompok ini jauh lebih besar kuantitasnya, tidak mengetahui akan bahaya tersebut dan terus-menertus mengkonsumsi penganan yang tidak sehat tersebut. Akibatnya, berbagai penyakit mereka derita dan biasanya kematian selalu menjadi akhir dari cerita mereka karena untuk berobat ke dokter pun mereka tidak memiliki cukup uang.

Satu contoh lagi tentang zat aditif. Tahukah Anda jika setiap ayam goreng yang disajikan oleh berbagai resto fasfood ternama dunia merupakan ayam yang dari telur hingga dewasa dan dipotong, masa hidupnya tidak sampai dua bulan? Ayam tersebut besar dengan cepat disebabkan suntikan hormon yang diberikan secara berkala dengan jumlah yang besar. Hormon tersebut tidaklah hilang tatkala ayam tersebut digoreng. Hormon itu tetap ada dan masuk ke dalam perut kita saat kita menyantapnya. Inilah penjelasan mengapa anak-anak remaja sekarang banyak yang menderita obesitas dan berbagai macam penyakit. Jika masih ragu, tontonlah film semi dokumenter yang cukup menghibur berjudul ‘Super Size Me’ yang disutradarai Morgan Spurlock dari AS.

Coba sekarang tutup mata kita, dan begitu kita buka kembali, hilangkan semua persepsi dan paradigma yang ada. Kita akan bisa melihat dengan jelas jika sekarang ini berbagai upaya menghabisi ras manusia tengah terjadi di depan dan sekeliling kita, lewat peperangan, propaganda media massa, hegemoni ekonomi, penyakit, konflik, makanan, dan bahkan obat-obatan. Apakah ini berjalan dengan sendirinya? Tentu sangat naif jika kita mengira demikian.

Fluoride

Zat kimia ini secara umum dipersepsikan orang sebagai zat ampuh untuk memperkuat tulang gigi. Sebab itu, zat ini banyak disisipkan di dalam pasta gigi. Bahkan 66% cadangan air minum warga AS telah dicampuri zat ini secara sengaja. Benarkah fluoride berguna?

Jawaban yang ada mungkin akan mengejutkan kita semua. Fluoride telah diteliti banyak pakar kesehatan dan ternyata ditegaskan mengandung bahan berbahaya bagi tubuh. Antara lain bisa menyebabkan kanker tulang, oestoporosis, masalah persendian, turunnya kadar testoteron dan estrogen, dan sanggup mengkorosi lapisan enamel gigi. Bahkan dikatakan jika fluoride lebih merusak gigi ketimbang garam.

Sekarang, pergilah ke toko atau super market yang ada. Carilah racun tikus. Dan lihatlah, apa bahan utama pembuat racun tikus? Yakni Sodium Fluoride. Ini adalah zat kimia ionik yang paling beracun setelah Potasium Dikromat. Saat ini, perusahaan-perusahaan besar yang bergerak dalam bisnis air minum dalam kemasan diketahui telah memasukkan fluoride ke dalam produk air minum dalam kemasan mereka. Hal ini dilakukan tanpa membubuhkan keterangan sedikit pun dalam label kemasannya.

Dunia medis juga telah mengetahui jika fluoride juga digunakan sebagai obat anti depresan, yang menghilangkan agresifitas dan motivasi manusia, termasuk menurunkan hasrat untuk berkembang-biak. “Fluoride memang tidak memiliki faktor yang menguntungkan secara biologis, ” tegas Dr. Rima Laibaow dari Natural Solutions Foundation.

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.5)


Kontrol populasi merupakan praktek paling dasar dari ritual kaum pagan guna menyeimbangkan manusia dengan alam, yaitu bumi (Gaia). Pihak Konspirasi yang merupakan pewaris ritual agama pagan kuno—sebab itu disebut juga sebagai Paganis Modern—meneruskan usaha ini demi memelihara Gaia bagi mereka.

Jika kaum pagan kuno seperti suku Aztec, Mesir Kuno, Maya, Kaliyuga, dan Indian Hopi dengan sistem kalender sonar-nya meramalkan kehancuran fase lama pada 31 Desember 2012. Maka kaum pagan modern ini juga menjadikan tanggal tersebut sebagai fase yang penting bagi sejarah gerakan panuang mereka. Momentum akhir Desember 2012 dijadikan tonggak berakhirnya Pentagon lama dan kemunculan Pentagon baru, lalu dimulainya fase pengurangan populasi umat manusia sampai dengan 90%-nya hingga dunia menyisakan sekitar 500 juta manusia di dalamnya, dan sebagainya.

Kontrol populasi ini sudah diterapkan sejak bertahun-tahun lalu melalui serangkaian uji coba dan strategi, antara lain program Keluarga Berencana (KB), yang sampai detik ini ditentang oleh Gereja Katolik. Sikap Gereja sesungguhnya bukan semata alasan bahwa program tersebut seolah mendahulu takdir Tuhan, namun Gereja yang memang sejak lama menjadi musuh bagi Konspirasi (ingat penumpasan Templar di tahun 1307), mengetahui secara pasti akal licik di balik program dunia tersebut.

Strategi kontrol populasi tidak hanya lewat program KB, namun juga lewat rekayasa genetis, yang gencar dilakukan terhadap tumbuhan dan hewan. Dari upaya ini dikenal istilah-istilah seperti makanan transgenik dan sebagainya. Dari upaya rekayasa genetika inilah berbagai penyakit baru bermunculan dan menyerang manusia, bahkan di banyak tempat menjadi wabah yang dalam tempo cepat membunuh banyak manusia.

Salah satu yang menjadi sorotan banyak pakar kesehatan adalah penggunaan bahan-bahan kimiawi hasil rekayasa genetika yang disisipkan dalam aneka makanan dan juga pupuk tanaman. Bahan-bahan yang kelihatan kecil dan sepele ini dalam waktu yang lama akan menumpuk di dalam tubuh atau di dalam aliran darah, dan dalam jangka waktu tertentu menjadi penyakit yang sangat sulit untu disembuhkan. Belum lagi jenis-jenis bahan transgenik lainnya yang mampu menghilangkan fungsi-fungsi luhur manusia.

Salah satu forum internasional yang membahas masalah ini adalah pertemuan National Association of Nutrition Professional (NANP- 2005 Conference). Dalam presentasinya yang berjudul “Codex and Nutricide’, Dr. Rima Laibow dari Natural Solutions Foundation (bisa dilihat di www.HealthFreedomUSA.org) mengatakan, “…mereka yang menguasai makanan akan menguasai dunia… Mereka telah mengatakan pada tahun 1962 bahwa Proyek Codex Alimentarius secara global akan diimplementasikan pada 31 Desember 2009. Ini merupakan semacam cetak biru. Proyek Dunia ini diarahkan oleh WHO dan FAO, dua lembaga dunia di bawah PBB yang membidangi masalah kesehatan dan pangan...”

Dalam ceramahnya, Dr. Laibow tiba-tiba menyuruh para hadirin untuk diam dan mengencangkan ikat pinggang. Dia kemudian berkata, “Di tahun 1994, diam-diam, tanpa sepengetahuan masyarakat luas Amerika, Codex menyatakan bahwa Gizi adalah racun, yang berarti berbahaya dan harus dihindari. Di bawah ketentuan Codex, semua sapi perah di muka bumi ini WAJIB diinjeksi dengan hormon pertumbuhan yang diproduksi oleh satu-satunya perusahaan yakni Monsanto. Dan lebih jauh lagi, semua hewan ternak yang digunakan sebagai bahan makanan di planet ini harus disusupkan bahan anti biotik khusus dan hormon pertumbuhan buatan.”

Dr. Laibow melanjutkan, “Menurut perhitungan WHO dan FAO, jika proyek mereka ini terus berjalan tanpa hambatan berarti, WHO dan FAO memproyeksikan—ini terdapat dalam panduan mineral dan vitamin mereka—ketika diimplementasikan pada 31 Desember 2009, maka akan berdampak pada minimum kematian sekitar 3 miliar jiwa. Satu miliar lewat kematian secara langsung, mereka ini adalah orang-orang yang gagal di mata para korporasi dunia dan sisanya, 2 miliar jiwa, akan menemui kematian akibat penyakit yang sesungguhnya bisa dicegah, yakni kurang gizi.”

Lantas, siapa yang akan tetap hidup—dalam bahasa Darwin, “Survival of the fittest”? Dr. Laibow berkata, “Hanya mereka yang kaya, yang mampu menyuplai gizi dan vitamin dalam makanan mereka yang akan tetap bisa hidup.”

Kecemasan Dr. Laibow bukanlah kecemasan seorang awam. Ada banyak Laibow-Laibow lain seperti itu disebabkan fakta dan bukti yang sukar dibantah mengenai hal tersebut. PBB sendiri telah mengeluarkan lusinan dokumen resmi yang meminta pengurangan populasi dunia hingga 80%-nya. Salah satunya di dalam Konferensi Perempuan Sedunia di Beizing (1997), di mana Kepala FAO dengan tegas menyatakan, “Kami akan menggunakan makanan sebagai senjata melawan masyarakat.”

Dengan kata lain, PBB dalam hal ini lewat FAO dan WHO akan mempergunakan makanan, termasuk bahan-bahan yang akan masuk ke dalam tubuh manusia, sebagai bagian dari senjata ampuh yang besar dan kompleks, bernama “Kontrol Populasi”. Digunakan untuk mengurangi jumlah populasi dunia, seperti yang diamanatkan kaum Pagan Kuno berabad silam.

Dalam tulisan keenam akan dipaparkan beberapa zat aditif berbahaya yang disusupkan ke dalam bahan makanan dan juga bahan-bahan kesehatan, namun dikatakan oleh berbagai lembaga internasional sebagai zat aditif yang berguna dan menguntungkan bagi kesehatan tubuh.

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.4)


Peperangan atau konflik berskala luas merupakan ‘barang mainan’ kaum Konspirasi sejak lama. Berbagai revolusi besar dunia seperti revolusi Inggris dan Perancis, memang sengaja dirancang oleh mereka. Bahkan banyak literatur menyatakan jika Jenderal Albert Pike, seorang Jenderal AS dalam Perang Saudara yang gemar dengan segala sesuatu yang bersifat mistis, jauh-jauh hari telah merancang skenario perang dunia sampai tahap Perang Dunia II yang dirancangnya terjadi di abad millennium ketiga ini.

Memasuki abad ke-21, setelah menggelar Konferensi Zionis Internasional I di Basel, Swiss, pada tahun 1897, yang mengesahkan Protocolat Zionis sebagai agenda bersama gerakan Konspirasi untuk menguasai dunia. Emas dan propaganda merupakan dua komponen utama yang dipergunakan sebagai senjata kelompok ini.

Nyaris seluruh Eropa telah berada dalam cengkeraman kuku-kuku mereka. Demikian pula dengan Amerika Serikat. Namun mereka menghendaki agar Eropa bisa didesain ulang sesuai dengan kepentingan mereka, yakni Eropa yang tidak bersatu dan penuh konflik di dalamnya. Sebab itu, pecahlah Perang Dunia I yang disusul pula dengan Perang Dunia II. Kedua perang besar dengan korban puluhan juta nyawa manusia ini diangap berhasil guna mendesain ulang peta politik dan perekonomian dunia.

Pasca Perang Dunia II, mesin propaganda Konspirasi menanamkan kepada otak seluruh manusia—terutama Barat—bahwa bangsa Yahudi telah dibuat begitu menderita dalam perang tersebut dengan terjadinya upaya pembasmian etnis Yahudi yang dilakukan Nazi Jerman. Tragedi Holokous dijadikan berhala baru dalam peta politik dunia di mana tidak seorang pun boleh mempertanyakan keabsahannya. “Dengan adanya mitos holokous ini, Barat yang dibuat merasa begitu berdosa diperas habis-habisan oleh kekuatan ini, ” demikian Prof. Norman G. Finkelstein dalam bukunya “The Holocoust Industry”.

Bangsa Yahudi pun telah berhasil mendirikan “Negara” di atas tanah milik bangsa Palestina dengan dukungan lobi politik Negara-negara Barat.

Guna melicinkan jalan menguasai dunia, maka Konspirasi mendirikan sebuah badan super power yang seluruh kebijakannya berada dan berlaku di atas kebijakan negara-negara yang ada yaitu Perserikatan Bangsa-Bangsa (United Nations). PBB didirikan di San Francisco, AS, pada 24 Oktober 1945 setelah Konferensi Dumbarton Oaks di Washington, DC. Sidang Umum yang pertama, dihadiri wakil dari 51 negara, berlangsung pada 10 Januari 1946 di London. Sebelumnya PBB ini bernama Liga Bangsa-Bangsa.

Badan Internasional ini diperlengkapi dengan lembaga-lembaga di bawahnya yang mencakup hampir semua bidang kehidupan manusia di bumi ini, seperti kesehatan (WHO), pangan (FAO), perbankan atau perekonomian (World Bank dan IMF), dan sebagainya. Sesungguhnya, PBB ini merupakan satu rintisan ke arah tatanan dunia baru yang menghendaki adanya satu super pemerintahan yang berhak mengatur negara-negara lainnya.

Dalam perjalanannya, PBB terbukti menjadi alat bagi kepentingan imperialisme Barat terhadap negeri-negeri selatan. Dalam segala hal, PBB senantiasa mengambil kebijakan yang menguntungkan kaum Konspirasi. Jika pun ada resolusi yang keluar bagi Israel, misalnya, maka hal tersebut hanyalah sebuah resolusi di atas kertas yang tidak memiliki dampak apa pun terhadap Israel. Namun jika ada satu saja resolusi PBB bagi negeri-negeri Islam, maka resolusi itu wajib dipatuhi dan dilaksanakan, bahkan jika perlu dengan ancaman senjata dari negara besar seperti AS dan sekutunya.

Kontrol Populasi Dunia

Begitu banyak fakta-fakta konspirasi dan ketidakadilan menyangkut PBB. Namun ada satu konspirasi PBB yang luput dari perhatian khalayak ramai yakni tentang rencana Konspirasi untuk mengurangi populasi dunia sehingga dunia ini hanya dihuni oleh 500 juta manusia. Hal ini berarti pengurangan sekitar 93% penduduk dunia.

Hal tersebut berangkat dari pemikiran bahwa dunia dengan segala kekayaan alamnya, dengan seluruh ekosistemnya, rantai makanannya, serta sistem alamiah yang ada, tidak akan sanggup untuk menopang kehidupan umat manusia sebanyak sekarang—sekitar 6 miliar orang—dengan baik. Untuk menciptakan satu dunia yang lebih baik, maka diperlukan pengurangan jumlah populasi umat manusia sebanyak 93%-nya atau dunia ini hanya mampu untuk menopang kehidupan 500 juta manusia.

Yang unik, Desember 2012 merupakan waku yang ditentukan oleh pihak Konspirasi untuk memulai program ini secara besar-besaran. Belum ada satu pun pihak yang mengetahui secara pasti mengapa Konspirasi mematok awal program yang akan mengurangi jumlah umat manusia secara drastis ini pada Desember 2012.

Temuan-temuan berkenaan dengan waktu tersebut sungguh mengagetkan. Berabad silam, suku bangsa kuno seperti Suku Maya, Suku Hopi, Kaliyuga, Aztec, dan juga Mesir Kuno telah meramalkan di dalam sistem kalender kuno mereka jika pada akhir tahun 2012 dunia lama akan berakhir dan dunia baru akan muncul. Perhitungan suku-suku kuno ini berdasarkan pada pergerakan bintang-bintang dan berbagai ramalan mistis yang ada.

Di abad milenium, ketika sebagian dinding Pentagon hancur ditabrak misil yang mirip sebuah pesawat jet kecil pada tanggal 11 September 2001 (baca Eramuslim Digest edisi 911 tentang kebohongan-kebohongan AS soal peristiwa WTC), segelintir elit AS yang juga merupakan tokoh-tokoh Konspirasi Paganisme Modern ini menginginkan agar Pentagon diubah dan dimodernisasi lebih canggih lagi dengan berbagai peralatan yang terkomputerisasi.

Batas waktu bagi upaya modernisasi Pentagon ini adalah Desember 2012!
Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.3)


Illuminati modern lahir di Bavaria pada tahun 1773, tiga tahun sebelum para tokoh Mason menandatangani piagam kemerdekaan Amerika Serikat. Sebelum Illuminati ‘lahir’, gerakan paganis bernama Freemasonry telah dahulu ada di Eropa dan berkembang dengan pesat di sana. Nyaris semua negara dan kerajaan di Eropa tersentuh oleh gerakan Freemason yang lahir di Skotlandia pada sekitar tahun 1314-an.

Para tetua pagan Yahudi seperti Rotschild melihat bahwa strategi mereka akan bisa lebih efektif dan cepat tercapai bila Illuminati dan Freemasonry bersatu. Sebab itu, pada tahun 1780, Baron Franz Friedrich Knigge direkrut menjadi anggota Illuminati dan dengan cepat menjadi salah satu tokoh penting Illuminati Eropa. Sebelumnya, Knigge ini merupakan salah satu tokoh sentral Freemasonry Eropa. Atas usahanya inilah, keduanya bias dipersatukan dan menjadi organisasi klandestine okultis yang begitu efektif, tidak saja di Eropa namun menggapai daratan Amerika dan lainnya.

Penyatuan Illuminati dan Freemasonry “diresmikan” dalam Kongres Wilhelmsbad pada 29 Agustus 1782 di mana Adam Weishaupt dan Knigge memimpin kongres tersebut. Semua yang hadir disumpah untuk tidak membocorkan kepada siapa pun, termasuk kepada anggota keluarga terdekat, apa saja yang terjadi dan diputuskan dalam pertemuan rahasia tersebut.

Comte de Vireu, seorang Masonik dari Lodge du Martinist di Lyons, Perancis Selatan—sebuah wilayah yang kental dengan nuansa Esoteris dan gerejanya memuja Yohanes sebagai Sang Kristus serta Maria Magdalena sebagai The Illuminatrix (Yang Tercerahkan), ikut hadir dalam Kongres di Wilhelmsbad. Sepulangnya dari acara, dia ditanya oleh isterinya tentang apa saja yang dibahas dalam pertemuan.

Terikat dengan sumpah setia, dan tentu saja ancamannya, Comte de Virieu hanya menyatakan bahwa apa yang terjadi dalam kongres sungguh-sungguh mengerikan. “Semua yang terjadi, adalah jauh lebih serius dari apa yang pernah kalian bayangkan selama ini. Konspirasi yang disusun telah benar-benar dirancang dengan sangat matang, sistematis, dan penuh dengan kejutan. Banyak orang penting terlibat dan tentunya dana yang disediakan juga tidak terbatas. Saya berkeyakinan, seluruh kerajaan dan gereja di Eropa ini tidak akan mampu membendung konspirasi tersebut. Ini benar-benar menakutkan, ” ungkapnya.

Atas desakan isterinya dan juga sejumlah kolega, akhirnya de Virieu menyatakan keluar dari perkumpulan.

Dengan sangat licin, Illuminati yang telah bersatu dengan Freemasonry terus bergerak. Mereka berada di belakang setiap revolusi, peperangan, dan peristiwa besar dunia. Nyaris semua pergantian penguasa di sejumlah negeri besar Eropa dan Amerika tidak lepas dari tangan kotor mereka.

Menundukkan Tiga Agama Besar

Satu hal yang jarang diketahui umum, gerakan paganis Yahudi yang juga disebut sebagai kaum Talmudian ini merupakan gerakan untuk menghancurkan semua agama langit. Taurat Musa mereka ganti dengan Talmud; Ajaran Nabi Isa a.s. dikotori dengan tangan Paulus, Yahudi dari Tarsus; dan ke dalam Islam mereka menyusupkan Abdullah bin Saba’, Yahudi dari Yaman yang mengaku-aku sebagai pembela keluarga Ali r.a. dan mengajarkan pengikutnya agar hanya mencintai Ali r.a. dan mengecam ketiga sahabat Nabi SAW lainnya seperti Abu Bakar r.a., Umar bin Khattab r.a., dan Ustman bin Affan r.a.

Mereka ini memiliki dendam kesumat terhadap Gereja yang telah menumpas para tetua mereka pada tahun 1307. Sebab itu mereka berupaya agar Gereja bisa ditundukkan dan menjadi pelayan kepentingan mereka. Salah satu bukti adalah surat balasan dari Rabi Yahudi di Konstantinopel kepada warga Yahudi yang tinggal di Arles, Perancis, yang menyatakan, “Jadilah kamu pemeluk Kristen, namun tetaplah pelihara Talmud di dalam hatimu. Agar kamu bisa menghancurkan mereka dari dalam…”

Konspirasi mereka tetap berjalan dengan penuh kerahasiaan. Satu persatu negeri-negeri besar jatuh dalam cengkeraman mereka. Dari daratan Eropa, mereka menjangkau Amerika, dan juga seluruh dunia. Sejarah dunia yang kita kenal sekarang merupakan hasil kerja mereka. Hanya saja, sejarah resmi tidak pernah mencatat bahwa semua ini merupakan hasil dari kerja keras mereka, karena industri penulisan dunia pun dimiliki oleh jaringan mereka.

Tulisan bagian empat akan membahas konspirasi mereka di abad ke-20, di mana mereka berusaha menaklukkan dunia lewat peperangan dan pendirian lembaga-lembaga internasional seperti PBB, World Bank, dan sejenisnya. Salah satu program PBB yang akan dibahas nanti adalah tentang Codex Alimentarius, sebuah program pengendalian populasi manusia di mana Rockefeller menjadi salah satu penggeraknya.

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.2)


Sejarah dunia mencatat bahwa Dinasti Rotschild merupakan dinasti paling terkemuka di Eropa di abad pertengahan. Sir Meyer Amschel Rotschild merupakan sesepuh dinasti ini yang juga disebuta sebagai Rotschild I. Keluarga Yahudi ini tinggal di sebuah rumah besar di pojok Judenstrasse (Jalan Yahudi) di Bavaria (sekarang Jerman).

Kuat dugaan, Rotschild I merupakan pewaris kelompok Templar yang dibasmi dari seluruh Eropa oleh Paus Clement IV dan Raja Perancis, King Philip le Bel, di tahun 1307. Pada 1314, Grandmaster terakhir Templar bernama Jaques de Molay dibakar hidup-hidup hingga menemui ajal.

Saat dibasmi, Templar banyak yang menyelamatkan diri ke Skotlandia, satu-satunya wilayah di Eropa yang tengah diekskomunikasikan dari Gereja. Namun Skotlandia bukan satu-satunya tempat persembunyian Templar. Para Templar yang dikenal sebagai jago-jago perang dan juga intelijen di abad pertengahan ini juga banyak yang menyusup di sejumlah wilayah Eropa. Mereka yang bersembunyi di Portugis, Spanyol, dan Itali, menanggalkan jubah Templarnya dan mengganti nama menjadi Knight of Christ. Yang di Malta menjadi Knights of Rhodes atau Knights of Malta. Ada pula yang lari bersembunyi di Bavaria dan menjelma menjadi Knights of Teutonik.

Penangkapan dan pengadilan atas Templar di Bavaria dilakukan dengan penuh sandiwara dan tidak dilaksanakan dengan sepenuh hati. Sebab itu organisasi ini masih eksis selama berabad-abad di Bavaria—dan juga secara klandestin di Eropa—dan menemukan tokoh baru di wilayah baru ini, seorang Yahudi paganism kaya raya dan dekat dengan praktek-praktek klenik dan okultisme seperti halnya Templar, bernama Meyer Amschell Rotschild. Ada anggapan juga bahwa sesungguhnya Rotschild I ini malah seorang tokoh Templar Klandestin sejak awalnya.

Di tahun 1773, Rotschild I mengundang 12 keluarga Yahudi terkemuka dunia untuk berkumpul di kediamannya. Dalam pertemuan tersebut, Rotschild I mengeluarkan dan membacakan 25 butir strategi penguasaan dunia yang di dalam Kongres Zionis Internasional I di Basel Swiss (1897) disahkan menjadi agenda gerakan Zionis Internasional dengan nama Protocolat of Zions.

Selain itu, Rotschild juga memanggil dan memperkenalkan seorang Yahudi dari Ingolstadt, Bavaria, anak dari seorang Rabi Yahudi yang menyembunyikan keyahudiannya dan mengaku sebagai seorang Yesuit Katolik bernama Adam Weishaupt. Orang ini tertarik pada pemikiran-pemikiran ajaran sesat Dinasti Kerajaan Perancis terakhir, yang dalam The Holy Blood Holy Grail (1982) disebut sebagai Dinasti Merovingian.

Awalnya, Rotschild menugaskan Weishaupt untuk memimpin Coven of Golden Dawn (Fajar Keemasan), sebuah sekte mistik pribadi keluarga Rotschild yang masih aktif sampai dengan hari ini. Kemudian, di dalam pertemuan tersebut, Rotschild menunjuk Weishaupt untuk membentuk dan memimpin sebuah sekte mistik kuno Bavaria bernama Illuminati (Yang Tercerahkan, kaum gnostis sendiri menyebut Maria Magdalena sebagai The Illuminatrix). Illuminati merupakan sekte Luciferian (iblis) yang memiliki arti Sang Pembawa Cahaya.

Di dalam struktur keanggotaan Illuminati, lapisan tertinggi berada dalam kelompok Areopagites atau Tribunal yang memegang kendali atas sekte. Mereka inilah yang berhak hadir dalam pertemuan-pertemuan rahasia.

Nesta Helen Webster dalam World Revolution: The Plot Against Civilisation (1921) menyebut bahwa keahlian Illuminati adalah dalam seni menipu dan memanipulasi, yang memanjakan dan menggerakan mimpi-mimpi orang-orang lugu dan memprovokasi serta mengarahkan mimpi-mimpi orang fanatic dengan memuji-muji dan mendongkrak keangkuhan serta kesomboingan intelektualitas mereka. Illuminati mempermainkan ketidakseimbangan otak manusia, dengan mendorong ambisi dan nafsu kekuasaan serta memandang rendah idealisme dan nilai-nilai luhur. Syahwat kekuasaan merupakan mainan utama dari Illuminati sejak dulu hingga millennium ketiga ini. Siapa pun yang terpengaruh akan provokasinya, secara sadar atau tidak, telah menjadi pelayan bagi kelompok pemuja setan ini.

Webster menegaskan, “Tujuan utama Illuminati adalah untuk kekuasaan dan kekayaan. Mereka memiliki tujuan untuk menguasai seluruh dunia dan seluruh umat manusia dengan jalan menghancurkan pemerintahan yang religius maupun yang sekuler. Illuminati akan bertahta dalam satu tatanan dunia yang sama sekali baru yang dinamakan sebagai The New World Order.”

Guna menuju penguasaan dunia, Illuminati mempergunakan semboyan “Tujuan Menghalalkan Cara”. Walau demikian, ada dua senjata utama mereka untuk mempengaruhi atau menundukkan sasaran, terutama politikus, pejabat militer, dan juga para penguasa, termsuk anggota legislatif. Yakni dengan uang dan seks.

Dalam tulisan ketiga akan dipaparkan kisah penyatuan sekte Illuminati dengan gerakan Freemasonry, keduanya gerakan Yahudi paganis, dan juga kisah tentang Baron Franz Friedrich Knigge yang pada tahun 1780 direkrut menjadi anggota dan sikap Comte de Virieu yang keluar dari sekte tersebut

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.1)


Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.

Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung, ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin (Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara Indra).

Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari simbol paganisme. Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal 25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu, Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. ‘Sun’ berarti ‘Matahari’ dan ‘Day’ berarti ‘Hari’. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday).

Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan juga… Jakarta! (Monas).

Lalu konsep Trinitas sendiri yang oleh kaum Kristiani dianggap sebagai konsep yang sakral juga berasal dari konsep paganisme kuno yang diwakili oleh Semiramis dan anaknya (Pagan Babylonia), Devka dan Khrisna (Pagan India), Isis dan Horus (Pagan Mesir), dan sebagainya.

Ucapan “Amien” yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang Barat menyebutnya Amun-Ra).

Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai seluruh—SELURUH—institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.

Bermula dari Iblis

Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi “Genesis of Zionism”), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT. Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut dirinya dengan “Uncle Sam”), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s.

Mereka adalah Paulus (Yahudi dari Tarsus) yang mengubah esensi dasar agama Nasrani dari yang hanya sebagai agama kaum Nabi Isa menjadi agama misi ke seluruh dunia. Mereka adalah Abdullah bin Saba’ (Yahudi dari Yaman) yang memecah umat tauhid ini. Mereka adalah Mustafa Kemal Attaturk (Yahudi dari Dumamah) yang menghancurkan kekhalifahan Turki Utsmani. Mereka adalah Terrence E. Lawrence (Yahudi dari Inggris) yang harum namanya di Saudi dan disebut sebagai Lawrence of Arabia. Mereka adalah Snouck Hurgronje (Yahudi Belanda) yang pura-pura masuk Islam dan menggunakan ‘keIslamannya’ sebagai senjata untuk menghancurkan umat Islam Indonesia.

Strategi Hurgronje ini dikenal dengan istilah “Izharul Islam” atau “Pura-Pura Islam” dan sekarang dipakai oleh banyak kaum liberalis, termasuk mereka yang mengaku-aku sebagai kaum liberal Islam yang banyak mempromosikan ide-ide pluralisme (keberagaman), hak asasi manusia, anti kekerasan, kebebasan, dan sebagainya. Jika sekarang ini ada segolongan orang Islam yang mulai terjangkit virus “Pluralitas” maka hal itu sesungguhnya mereka telah tercemar oleh keyakinan pagan, karena seorang Muslim wajib “Fardhu’ain” hanya berpegang pada Tali Allah SWT dan Rasul-Nya.

Dalam tulisan bagian dua, akan dipaparkan awal sejarah kelompok pagan modern di mana Adam Weishaupt, seorang Rabbi Yahudi yang berpura-pura menjadi Yesuit dan kemudian meninggalkan kelompoknya untuk kemudian menjadi pemimpin Illuminati, sebuah organisasi klandestin yang secara diam-diam menguasai perekonomian dan perpolitikan dunia saat ini.

Obamaphoria, Zionis, dan Krisis Global (Tamat)


Euphoria sebagian besar masyarakat dunia, dan tentunya AS, terhadap Obama dengan cepat menghilang menjadi apatisme di hari-hari awal terpilihnya presiden pertama AS berkulit gelap ini. Harapan yang begitu besar akan perubahan, Change, yang menjadi slogan kampanye Obama seketika punah tatkala Obama menunjuk Rahm Emanuel, seorang Zionis-Yahudi Radikal yang memiliki paspor AS dan Israel menjabat sebagai Kepala Staff Gedung Putih.

Kolumnis Nathanel Kapner dalam situs The Real Jew News (10/11) menulis artikel sangat keras terhadap pilihan Obama ini. Tulisannya diberi judul “Mossad Spy to Run The White House”. Dari arsip FBI, Kapner mendapatkan bukti jika Rahm Emanuel yang juga seorang tentara IDF (Israeli Defenses Force) merupakan agen Mossad yang sengjaa diselundupkan ke AS. Benjamin Emanuel, ayah dari Rahm Emanuel, merupakan salah satu tokoh Mossad yang berasal dari kesatuan teroris Irgun, dibawah komando Menachem Begin.

Dalam artikelnya, Kapner mendapatkan arsip FBI dari sejumlah agennya yang antara lain bernama John O’Neil, seorang pejabat FBI bagian Kontra Intelijen. Dalam arsip FBI diketemukan jika Emanuel memang telah lama bercokol di lingkaran elit penguasa Gedung Putih. Dalam masa Bill Clinton, Emanuel inilah yang menjadi penasehat utamanya sekaligus merekrut Monica Lewinsky, seorang Yahudi juga, menjadi agen Mossad dengan nama rahasia ‘Swallow’ untuk merayu dan mendekati Clinton. Kita semua tahu apa yang kemudian terjadi.

Menurut Kapner, dengan naiknya Obama dengan dukungan yang begitu besar dari lobi Zionis Yahudi, sikap politik pemerintah AS tidak akan berubah. “Zionis akan tetap mengontrol Amerika Serikat!” tegasnya. Bahkan dalam banyak artikel kolumnis Barat sendiri, Rahm Emanuel disebut sebagai ‘Rahmbo’, disebabkan sosok Zionis-Yahudi yang satu ini memang sarat dengan catatan kekerasan dan gemar berperang.

Kita semua tentu bisa menebak, dengan seorang Mossad di sampingnya yang mengepalai Gedung Putih, apa yang akan menjadi garis politik dan ekonomi seorang Obama.

Tantangan Pertama

Krisis Keuangan yang tengah mendera AS merupakan ujian pertama bagi Obama. Satu hal yang pasti dilakukan adalah menyelamatkan keuangan AS lewat jalan apa pun yang bisa diambil. Sebab itu, amat mustahil di tengah kesulitan likuiditas yang nyata, Obama akan mengurangi cengkeraman AS atas Irak dan Afghanistan karena di kedua negara tersebut AS telah mendapatkan keuntungan ratusan miliar bahkan bisa jadi triliunan dollar dari sektor migas, militer, kontraktor pembangunan infrastruktur, dan lain-lain.

Amerika merupakan donatur paling utama dalam hal mendukung eksistensi Zionis-Israel di tanah Palestina. Dan Obama sendiri telah berulang-ulang menyatakan akan dengan segenap tenaga dan segenap pikiran untuk melakukan hal apa pun demi menjaga dan melindungi kepentingan Zionis-Israel di dunia. Dalam hal menghadapi krisis keuangan global, adalah sangat logis jika Obama akan mendahulukan kepentingan AS dan juga Israel. Ini juga berarti akan mengorbankan kepentingan negara-negara lain di luar keduanya, apalagi negara terkebelakang seperti Indonesia.

Dengan demikian sudah jelas, slogan ‘Change!’ yang dipakai Obama saat kampanye sebenarnya hanyalah perubahan orang yang akan duduk di kursi kekuasaan AS, yakni dari Bush ke Obama sendiri. Sedang sikap politik dan segalanya tetap tidak berubah-ubah. Obama jelas telah menipu rakyatnya sendiri dan juga menipu dunia. Dalam dunia politik, hal ini adalah sangat biasa. Di Indonesia saja, para politikus juga biasa melakukan hal seperti itu. Semua partai politik ketika berkampanye menyatakan diri sebagai pihak yang paling bersih, paling perduli pada rakyat, paling amanah, namun ketika sudah berkuasa mereka melupakan semuanya. Lima tahun sekali, ritual ‘sunnah Yahudi’ ini terus dilakukan di Indonesia dengan memakan uang rakyat ratusan miliar bahkan hingga triliunan rupiah. Apakah kita akan terus menjadi manusia bodoh?

Obamaphoria, Zionis, dan Krisis Global (1)


Amerika telah memilih. Barack Hussein Obama akhirnya terpilih sebagai Presiden AS ke-44, setelah dalam pemilu kemarin mengalahkan kandidat dari Partai Republik, Senator John McCain, dengan cukup telak. Obama merupakan presiden kulit hitam pertama di negeri yang mengklaim sebagai pengawal demokrasi dunia.

Kemenangan Obama disambut dengan sangat meriah tidak saja di dalam negeri, namun nyaris di seluruh dunia. Indonesia sebagai negeri di mana Obama pernah beberapa tahun menikmati masa kecilnya pun tidak ketinggalan tenggelam dalam histeria Obamaphoria. Berbagai acara mendukung dan menyambut Obama digelar, dari yang diadakan di pusat-pusat perbelanjaan, hingga di sekolah dasar daerah Menteng, Jakarta Pusat, di mana Obama pernah sekolah kurang dari dua tahun. Bahkan ada yang sampai menggelar acara doa bersama bagi Obama.

Obamaphoria dianggap sesuatu yang wajar, mengingat dunia sudah sedemikian jenuh dengan kesombongan politik luar negeri AS selama delapan tahun terakhir yang dipimpin George Walker Bush. Banyak kalangan, juga tokoh-tokoh Islam, mengharapkan AS bisa berubah di tangan pemimpin yang baru ini. Bahkan ada tokoh di negeri ini yang menyatakan sikap AS akan bisa lebih bersahabat dengan Indonesia, membantu perekonomian Indonesia, karena Obama pernah tinggal di negeri ini, walau sebentar. Harapan seperti ini boleh-boleh saja, walau cenderung utopis.

Kemenangan aktivis kemanusiaan berusia 47 tahun ini juga sebentar lagi bisa saja disabot oleh elit beberapa partai politik di Indonesia dengan menyatakan, “Barack Obama adalah inspirasi munculnya pemimpin muda, di bawah usia 50 tahun, yang sudah saatnya memimpin Indonesia. Berilah kami kesempatan untuk itu!” Orang-orang seperti ini melupakan pelajaran dasar sosiologi yang mengatakan, “Tidak ada kemenangan atau kenikmatan yang bisa diperoleh tanpa perjuangan.”

Melihat dengan Kritis

Reaksi dunia menyambut kemenangan seorang Obama dimana berbagai harapan besar dialamatkan kepadanya patut dilihat dengan kacamata yang jernih dan adil. Apakah benar seorang Obama akan bisa mengubah sifat politik luar negeri AS yang selama ini sangat menguntungkan gerakan Zionisme Internasional, sangat imperialistik, menjadi sikap politik luar negeri yang lebih berkeadilan dan tidak egois.

Jauh-jauh hari, di awal tahun 2000-an, Ustadz Rahmat Abdullah telah memberi tausiyah terkait kepemimpinan di AS. Beliau yang suka sekali dengan fabel atau perumpamaan dengan kisah-kisah binatang dalam tausiyah-tausiyahnya, menyatakan, “Kita tidak bisa terlalu berharap pada perubahan kepemimpinan di AS. Tidak akan pernah ada seorang calon presiden di negeri tersebut yang bisa tampil tanpa membawa restu dari lobi Yahudi yang sangat dominan di AS. Siapa pun presidennya, bahkan jika seekor monyet yang jadi Presiden AS, maka Amerika Serikat akan tetap seperti itu, tidak akan pernah berubah.”

Adalah fakta yang tidak bisa dibantah jika Obama mendapat dukungan dari lobi Zionis-Yahudi AS. Demikian pula dengan John McCain. Dan Obama pun dalam masa kampanyenya telah berkali-kali menyatakan dirinya akan selalu membela dan mengutamakan Zionis-Israel sampai kapan pun.

“Saya berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu,” kata Obama dalam sebuah acara yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk menghormati hari jadi negara Israel yang ke-60.

Amerika Serikat adalah Israel besar dan Israel adalah Amerika Serikat kecil. Fakta ini sudah diketahui semua pengamat internasional dan dunia akademis. Proses kelahiran negara AS pun sesungguhnya dinisbahkan untuk melayani kepentingan Yahudi Internasional (baca Eramuslim Digest edisi ‘The New Jerusalem: The Secret History of America’). Lobi Yahudi menguasai seluruh sektor vital di AS. Bahkan (alm) Letjend (Pur) ZA. Maulani mencatat jika sejak masa Presiden Bill Clinton, seluruh posisi kunci di Kementerian Luar Negeri AS dipegang oleh Yahudi Radikal laki-laki, di pimpin oleh seorang—satu-satunya—perempuan Yahudi Radikal bernama Madelaine Albright.

Sebab itu, seperti yang telah dikatakan Ust. Rahmat Abdullah, siapa pun presidennya dan sampai kapan pun, AS akan tetap berkiblat dan berkhidmat kepada kepentingan Zionis Internasional. Adalah mustahil mengharapkan AS bisa bersahabat secara murni dengan Dunia Islam. Kenyataannya malah banyak raja dan bangsawan Arab yang menjual Islam untuk bisa bersahabat dengan Zionis AS. Hal inilah yang bisa menjelaskan mengapa resto McDonald’s yang merupakan salah satu perusahaan donatur terbesar Zionis-Israel (silakan klik www.inminds.co.uk) bisa mendirikan gerainya di Tanah Suci Mekkah. Atau mengapa Pangeran Walid dari Saudi bisa menjadi Komisaris dari perusahaan Yahudi bernama City Group

Siapa Sebenarnya Soeharto? (2)


Suharto lahir di Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, dari keluarga petani yang menganut kejawen. Keyakinan keluarganya ini kelak terus dipeliharanya hingga hari tua. Karirnya diawali sebagai karyawan di sebuah bank pedesaan, walau tidak lama. Dia sempat juga menjadi buruh dan kemudian menempuh karir militer pertama kali sebagai prajurit KNIL yang berada di bawah kesatuan tentara penjajah Belanda. Saat Jepang masuk di tahun 1942, Suharto bergabung dengan PETA. Ketika Soekarno memproklamirkan kemerdekaan, Soeharto bergabung dengan TKR.

Salah satu ‘prestasi’ kemiliteran Suharto yang sering digembar-gemborkannya semasa dia berkuasa adalah Serangan Umum 1 Maret 1949 atas Yogyakarta. Bahkan ‘prestasi’ ini sengaja difilmkan dengan judul ‘Janur Kuning’ (1979) yang memperlihatkan jika serangan umum itu diprakarsai dan dipimpin langsung oleh Letkol Suharto. Padahal, sesungguhnya serangan umum itu diprakarsai Sultan Hamengkubuwono IX. Bahkan Kolonel Latief Hendradiningrat yang ikut memimpin pasukan dalam peristiwa tersebut memberi kesaksian jika Suharto sebenarnya tidak bertempur. “Dia malah sedang asyik makan soto babat di garis belakang yang aman…” (Pledoi Latief di Depan Mahmilub, 27/6/1978).

Pada 1959, Suharto yang kala itu menjabat sebagai Pangdam Diponegoro dipecat oleh Nasution dengan tidak hormat karena Suharto telah menggunakan institusi militernya untuk mengumpulkan uang dari perusahaan-perusahaan di Jawa Tengah. Suharto kala itu juga ketahuan ikut kegiatan ilegal berupa penyelundupan gula dan kapuk bersama Bob Hasan dan Liem Sioe Liong.

Untuk memperlancar penyelundupan ini, didirikan prusahaan perkapalan yang dikendalikan Bob Hasan. Konon, dalam menjalankan bisnis haramnya ini, Bob menggunakan kapal-kapal ‘Indonesian Overseas’ milik C.M. Chow. Siapa C.M. Chow ini? Dia adalah agen ganda. Pada 1950 dia menjadi agen rahasia militer Jepang di Shanghai. Tapi dia pun kepanjangan tangan Mao Tse Tung, dalam merekrut Cina perantauan dari orang Jepang ke dalam jaringan komunis Asia.

Pada 1943, Chow ditugasi Jepang ke Jakarta. Ketika Jepang hengkang dari Indonesia, Chow tetap di Jakarta dan membuka usaha perkapalan pertama di negeri ini. Chow bukan saja membina WNI Cina di Jawa Tengah dan Timur, namun juga di Sumatera dan Sulawesi. Salah satu binaannya adalah ayah Eddy Tansil dan Hendra Rahardja yang bermarga Tan. Tan merupakan sleeping agent Mao di Indonesia Timur. Pada pertengahan 1980-an, Hendra Rahardja dan Liem Sioe Liong mendirikan sejumlah pabrik di Fujian, Cina (Siapa Sebenarnya Suharto; Eros Djarot; 2006).

Nasution kala itu sangat marah sehingga ingin memecat Suharto dari AD dan menyeretnya ke Mahkamah Militer, namun atas desakan Gatot Subroto, Suharto dibebaskan dan akhirnya dikirim ke SSKAD (Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat). Selain Nasution, Yani juga marah atas ulah Suharto dan di kemudian hari mencoret nama Suharto dari daftar peserta pelatihan di SSKAD, yang mana hal ini membuat SUharto dendam sekali terhadap Yani. Terlebih Amad Yani adalah anak kesayangan Bung Karno.

Kolonel Pranoto Rekso Samoedro diangkat sebagai Pangdam Diponegoro menggantikan Suharto. Pranoto, sang perwira santri, menarik kembali semua fasilitas milik Kodam Diponegoro yang dipinjamkan Suharto kepada para pengusaha Cina untuk kepentingan pribadinya. Suharto sangat sakit hati dan dendam kepada Pranoto, juga terhadap Nasution dan Yani.

Di SSKAD, Suharto dicalonkan untuk menjadi Ketua Senat. Namun DI. Panjaitan menolak keras dengan menyatakan dirinya tidak percaya dengan Suharto yang dinilainya tidak bisa dipercaya karena mempunyai banyak catatan kotor dalam kair militernya, antara lain penyelundupan bersama para pengusaha Cina dengan dalih untuk membangun kesatuannya, namun yang terjadi adalah untuk memperkaya dirinya.

Atas kejadian itu Suharto sangat marah. Bertambah lagi dendam Suharto, selain kepada Nasution, Yani, Pranoto, kini Panjaitan. Aneh tapi nyata, dalam peristiwa 1 Oktober 1965, musuh-musuh Suharto—Nasution, Yani, dan Panjaitan—menjadi target pembunuhan, sedangkan Suharto sendiri yang merupakan orang kedua di AD tidak masuk dalam daftar kematian. Dan ketika Yani terbunuh, Bung Karno mengangkat Pranoto Rekso Samudro sebagai Kepala Staf AD, namun Pranoto dijegal oleh Suharto sehingga Suhartolah yang mengambil-alih kepemimpinan AD, sehingga untuk menghindari pertumpahan darah dan peperangan saudara—karena Siliwangi di Jawa Barat (Ibrahim Adjie) dan KKO (Marinir) di Jawa Timur telah bersumpah untuk berada di belakang Soekarno dan jika Soekarno memerintahkan untuk ‘menyapu’ kekuatan Suharto di Jakarta, maka mereka menyatakan siap untuk berperang—maka Soekarno melantik Suharto sebagai Panglima AD pada 14 Oktober 1965

5.000 Lebih Calhaj Thailand Terlantar


Lebih dari 5.000 Muslim Thailand yang akan berangkat haji terlantar di bandara, akibat krisis politik antara pemerintah Negara Gajah Putih itu dengan para pendukung Aliansi Rakyat Pro Demokrasi (PDA). Aliansi ini dalam aksi anti-pemerintah menduduki bandara sehingga aktivitas di bandara lumpuh. Mereka meminta Perdana Menteri Somchai Wongsawat turun dari jabatannya karena ia dianggap bagian dari PM Thailand yang ditumbangkan, Thaksin Shinawatra yang melakukan korupsi.

Akibat aksi massa menduduki bandara, ratusan penerbangan dibatalkan, menyebabkan ratusan penumpang terlantar dan tertundanya pengiriman kargo bernilai ratusan juta dollar.

Para pemuka Muslim di Thailand menyerukan pemerintah dan kelompok oposisi agar memberikan kesempatan bagi para jamaah haji yang akan berangkat ke Arab Saudi. "Saya meminta PDA memahami kebutuhan spiritual Muslim Thailand. Kami tidak mau memihak pemerintah atau PDA. Kami ingin bersikap netral dan diatas itu semua, kami cinta raja (Thailand) kami," tandas Pridi Chueapgudee, seorang penasehat komunitas Muslim di Chularatchamontri.

Ia mengatakan, akan mengirimkan surat pada PM Wongsawat, Kepala Angkatan Bersenjata Anupong Paojinda dan pada pimpinan PAD. Karena hari Senin lusa, adalah batas hari terakhir mereka harus sudah tiba di Saudi.

Sementara para perwakilan dari biro pemberangkatan haji menyerahkan surat pada manajer agen penjualan tiket Thai Airways International di Hat Yai, agar bisa menyedikan pesawat carteran untuk mengganti pesawat reguler yang ditunda penerbangannya selama aski demo menduduki bandara massa DPA.

Saudi Larang Dua Buku Sayyid Qutb


Kementerian Pendidikan Arab Saudi baru-baru ini memerintahkan untuk menarik dua buku Sayyid Qutb dari perpustakaan-perpustakaan sekolah di Saudi, karena dinilai berisi ide-ide ektrimis dan bisa menyesatkan para siswa-siswi yang membacanya.

Perintah penarikan kedua buku itu diakui oleh direktur sekolah khusus anak lelaki di provinsi Asir, Abdul Rahman al-Fasil dan direktur sekolah khusus anak perempuan di provinsi Abha, Ibrahim al-Hamdan.

Dua buku Sayyid Qutb yang diperintahkan untuk ditarik dari perpustakaan berjudul "The Lies About Sayyid Qutb" dan "The Jihad in the Way of God".

"Kedua buku itu sebenarnya sudah lama ada di perpustakaan-perpustakaan sekolah, tapi belum pernah dilakukan pengawasan apakah buku itu pantas dibaca para siswa atau tidak," kata Abdul Rahman al-Fasil.

"Tujuan penarikan kedua buku ini untuk melindungi siswa-siswi yang masih muda dari ideologi-ideologi yang menyimpang," sambung Ibrahim al-Hamdan.

Sayyid Qutb adalah penulis dan tokoh intelektual pendiri gerakan Ikhwanul Muslim di Mesir pada era tahun 1950-1960-an.

Penulis Saudi, Abdul Wahid al-Ansari berpendapat, jika kedua buku Qutb dianggap berbahaya untuk siswa sekolah, maka tindakan kementerian pendidikan Saudi mengeluarkan perintah penarikan buku tersebut sudah benar. Menurutnya, bukan tidak mungkin masih banyak buku-buku yang berisi ideologi-ideologi ekstrim yang beredar di Saudi.

Kementerian Pendidikan Saudi menyatakan, pihaknya sudah beberapa kali mengeluarkan perintah penarikan buku-buku yang dianggap tidak pantas dibaca siswa dari perpustakaan-perpustakaan sekolah. Buku-buku yang dinyatakan dilarang, dimusnahkan atau disimpan di satu tempat khusus.

Obama Pindahkan Kedubes AS ke Yerusalem?


Presiden terpilih AS Barack Obama belum lagi resmi masuk Gedung Putih, belang kelompok Yahudi di AS mulai kelihatan. Mereka mendesak Obama untuk segera memindahkan kedutaan besar AS di Tel Aviv ke kota suci Yerusalem.

"Presiden Obama suka menggunakan kata 'perubahan'. Inilah waktu untuk perubahan itu. Sekaranglah saatnya untuk menunjukkan dukungan pada Israel dengan cara memindahkan kantor kedubes AS ke sini (Yerusalem)," kata Presiden Persatuan Yahudi Ortodoks, Stephen Savitsky.

Israel mengklaim Yerusalem sebagai ibukotanya, sementara dunia internasional tidak pernah mau mengakui penguasaan Israel atas Yerusalem, kota Palestina yang direbut dan dikuasai Zionis Israel sejak tahun 1967.

Jika Obama mengabulkan permintaan kelompok Yahudi AS itu, maka AS akan menjadi satu-satunya negara yang memiliki kantor diplomatik di Yerusalem. Namun menurut mantan duta besar Israel untuk AS, Danny Ayalon, jika AS memindahkan kantor kedutaan besarnya ke Yerusalem maka langkah itu akan diikuti oleh negara lainnya.

Desakan agar AS memindahkan kedutaan besarnya ke Yerusalem sudah dilakukan sejak tahun 1999 lewat undang-undang The Jerusalem Embassy Act. Namun Presiden George W. Bush dan pendahulunya Presiden Bill Clinton melakukan penundaan atas implementasi undang-undang tersebut setiap enam bulan.

Kantor Berita Jewish Telegraphic Agency (JTA) melaporkan, upaya untuk mendesak Obama agar memindahkan kedubes AS ke Yerusalem menjadi salah satu agenda konvensi Persatuan Yahudi Ortodoks yang saat ini sedang berlangsung di Yerusalem.

Sekitar 100 anggota Persatuan Yahudi Ortodoks AS sejak Kamis kemarin berkumpul di sebuah lokasi yang berdasarkan keputusan Kongres tahun 1995, lokasi itu ditetapkan sebagai tempat kedubes AS di Yerusalem Barat.

Masih menurut laporan JTA, para peserta Kongres itu merancang sebuah petisi yang isinya mendesak Israel agar menentang dan menolak segala bentuk usulan atau rencana untuk menyerahkan wilayah Yerusalem pada negara asing manapun.

Jerman Fobia dengan Ekonomi Syariah


Tidak seperti negara-negara Eropa lainnya yang mulai terbuka dengan industri keuangan syariah, Jerman masih takut untuk menerima konsep ekonomi syariah di negaranya. Padahal di tengah krisis ekonomi yang melanda dunia sekarang ini, negara-negara Barat mulai mengkaji dan melirik konsep syariah untuk diterakan dalam sistem perekonomian mereka.

Menurut Presiden Institute for Islamic Banking and Finance di Frankfurt, Zaid el-Mogaddedi, Jerman terutama para politisinya masih bersikap hati-hati dengan segala hal yang berhubungan dengan syariah Islam. Mereka menuding sistem ekonomi syariah rapuh dan terkadang kurang transparan.

Survei Deutsche Bank tahun 2007 menyebutkan bahwa industri keuangan Islam berdasarkan pada perdagangan komoditas yang dilakukan lewat perantaran sehingga tidak bisa dipercaya. Sedangkan menurut peneliti keuangan Islam dan Presiden Universitas Philipps di Marburg, Volker Nienhaus, minimnya investasi pengusaha-pengusaha Muslim di Jerman menjadi salah satu faktor tidak berkembangnya industri keuangan syariah di negeri itu.

"Tidak seperti di Inggris, tidak banyak keluarga-keluarga kaya dari kawasan Teluk yang menetap di Jerman," kata Nienhaus.

Ia mengatakan mayoritas Muslim Jerman yang kebanyak asal Turki, juga menyimpan uangnya di bank-bank konvesional. Saat ini ada sekitar 3,2 juta Mulism di Jerman dan lebih dari setengahnya keturunan Muslim Turki.

Meski di Jerman sendiri industri keuangan syariah belum ada, beberapa bank Jerman di luar negeri sudah menawarkan produk-produk yang berbasiskan syariah. Deutsche Bank misalnya, sejak tahun 2005 sudah menyediakan produk sukuk atau surat obligasi negara syariah, bekerjasama dengan bank-bank Saudi. Di Bahrain, Dresdner Kleinwort, anak perusahaan Dresdner Bank juga sudah mengeluarkan produk yang sama sejak tahun 2007. Investasi-investasi dari negara Arab di Jerman, kebanyakan ditanamkan di sektor properti, bukan di industri keuangan.

Industri keuangan syariah kini mulai tumbuh hampir di seluruh dunia. Saat ini sudah ada sekitar 300 bank dan institusi keuangan Islami di seluruh dunia dengan pertumbuhan asset diperkirakan akan mencapai 1 triliun dollar pada tahun 2013 mendatang

Megahnya Museum Seni Islam di Qatar


Sekitar 1.000 orang terkenal di dunia menghadiri peresmian Museum of Islamic Art (MIA) di Doha, ibukota Qatar akhir pekan kemarin, diantaranya adalah Presiden Suriah Bashar al-Assad, Mohamad Hassanein Heikal, mantan penasehat mendiang Presiden Mesir Gamal Abdul Nasser, aktor AS Robert De Niro dan para pejabat dari negara-negara Teluk. Acara pembukaan dimeriahkan dengan pagelaran musik dari pemain selo terkenal di dunia Yo Yo Ma dan pesta kembang api yang spektakuler.

Tapi untuk sementara museum yang pembangunannya menelan dana 300 juta dollar ini belum dibuka untuk umum. Hanya tamu-tamu undangan dan wartawan media massa yang boleh mengunjungi museum yang didisain oleh arsitek Amerika keturunan China, I.M Pei. Ia ditunjuk langsung oleh Syaikh Qatar, Hamad Bin Khalifa Al Thani untuk merancang Museum Seni Islam yang lokasinya sengaja di pilih di tepi pantai.

Pei sendiri dikenal sebagai arsitek yang mendisain berbagai bangunan megah terkenal di dunia, antara lain gedung Grand Louver di Paris, National Gallery of Art di Washington danPerpustakaan John f. Kennedy di Boston.

Salah seorang tim Pei, bernama Hiroshi Okamoto mengatakan, disain MIA yang dirancang Pei adalah perpaduan antara modernitas dengan sentuhan-sentuhan Islami. Museum ini menyimpan sekitar 800 artifak seni dan bersejarah dari berbagai benua, yang berasal dari abad ke-7 sampai abad ke-19.

Sementara Pei berkomentar, tugas mendisain museum ini telah memberikan pengetahuan padanya tentang agama dan budaya yang berbeda. "Yang sulit dari tugas ini adalah budaya Islam yang kaya dan berbeda-beda mulai dari Iberia sampai Mogul India, China dan belahan dunia lainnya. Saya memperhatikan arsitektur bangunan mesjid megah di Cordoba dan masjid-masjid lainnya di negara-negara Arab untuk mencari inspirasi disain museum ini," kata Pei yang sudah berusia 91 tahun.

Museum of Islamic Art, pengelolaannya berada di bawah otoritas museum di Qatar, yang diketuai oleh anak perempuan Syaikh Qatar, Syaikha Al Mayassa bint Hamad Bin Khalifa Al Thani. Dalam acara pembukaan museum kemarin, Syaikha Al Mayassa mengatakan, "Kami ingin menunjukkan bahwa Islam adalah peradaban yang damai, yang mengajarkan toleransi dan mengajak masyarakat dari berbagai latar belakang untuk hidup berdampingan dengan damai.

Fidel Castro: Al-Qaidah, Alat Hegemoni AS


Bagi seorang Fidel Castro, mantan presiden Kuba, al-Qaida cuma alat pemerintahan Presiden AS George Bush untuk mewujudkan agenda-agendanya. Dalam essay yang ditulisnya, Castro mengingatkan kembali bahwa AS sendiri yang melahirkan al-Qaida, kelompok yang sekarang disebut teroris oleh AS.

Menurut Castro, pemerintahan Bush telah menyesatkan publik AS tentang apa sebenarnya yang terjadi dalam serangan tahun 2001 yang terjadi AS. AS memanfaatkan keberadaan al-Qaida ketika membutuhkan kambing hitam untuk membenarkan tindakan-tindakannya. Dan sudah menjadi rahasia umum, AS sengaja menciptakan sendiri musuh-musuhnya untuk memperkuat hegemoninya di dunia.

Itulah sebabnya, tulis Castro, AS selalu gagal menangkap pimpinan al-Qaida Usamah bin Ladin yang diburu sejak tahun 2001, karena AS masih membutuhkan al-Qaida untuk mencari pembenaran atas tindakan-tindakannya mengobarkan perang di negara-negara Muslim seperti Irak dan Afghanistan.

Al-Qaidah dibentuk oleh badan intelejen AS, CIA lewat "Operasi Cyclone". CIA membiayai dan merekrut orang-orang militan di Afghanistan untuk melawan invasi Uni Sovyet yang kala itu menjadi musuh besar AS.

Belum lama ini, al-Qaida menyatakan sedang menyiapkan serangan yang lebih dahsyat dari serangan 11 September dan Presiden terpilih Barack Obama, sama seperti Bush, mengatakan bahwa al-Qaida tetap menjadi prioritas utamanya dalam masalah "terorisme." Analisa Castro bahwa al-Qaida sebenarnya cuma alat AS untuk mewujudkan ambisi hegemoninya dengan dalih "perang melawan teror" rasanya cukup masuk akal.

Belanda Perluas Larangan Bercadar


Menteri Pendidikan Belanda, Ronald Plasterk akan memperluas larangan bercadar bukan hanya di sekolah-sekolah dasar dan menengah tapi juga sampai universitas. Bukan hanya siswi yang dilarang bercadar, tapi juga para guru, petugas kebersihan sekolah dan orang tua siswa.

Rencana tersebut disampaikan oleh juru bicara kementerian pendidikan Belanda, Freek Manche dalam pertemuan dengan parlemen Belanda. "Larangan bercadar akan diberlakukan untuk semua kaum perempuan yang memasuki lingkungan pendidikan," kata Manche.

"Tujuan larangan ini, untuk memastikan bahwa semua orang yang saling berkomunikasi di lingkungan sekolah bisa melihat wajah orang yang diajaknya bicara," sambung Manche.

Plasterk, pada bulan September lalu menyatakan melarang penggunaan penutup muka, demi kepentingan siswa-siswi di sekkolah agar bisa mengenali orang-orang di sekitarnya. Ia hanya mengenakan larangan bercadar untuk sekolah-sekolah tingkat dasar sampai menengah, dan tidak sampai tingkat universitas.

"Karena di tingkat universitas, orang sudah dianggap dewasa dan bukan tingkat pendidikan wajib," sambung Manche.

Namun mayoritas parlemen di Belanda menginginkan pemberlakuan larangan bercadar diperluas hingga ke universitas dan bagi siapapun yang memasuki lingkungan pendidikan.

Saat ini, sekolah-sekolah dan universitas di Belanda diberikan wewenang untuk menetapkan aturan sendiri tentang cadar. Namun tahun 2009 nanti, kementerian Belanda akan mengubah ketentuan itu.

Menurut surat kabar Dutch News, saat ini ada sekitar 100 orang yang mengenakan cadar di Belanda. Dan mereka akan terkenda dampak dari peraturan baru ini.

Lawan Taliban, Inggris Siapkan "Uang Sogokan"


Tentara-tentara NATO di Afghanistan benar-benar sudah kehabisan akal menghadapi sepak terjang Taliban yang beberapa bulan terakhir membuat pasukan-pasukan asing di Afghanistan mengalami kekalahan. Lewat program Afghan Social Outreach Program (ASOP), militer Inggris berencana memberikan sejumlah uang pada para pemuka-pemuka suku di provinsi Helmand agar mau melawan Taliban.

Inggris akan menyediakan "uang sogokan" sebesar 800 poundsterling per tahun yang diberikan dalam bentuk "gaji bulanan" pada para pemuka suku di Afghanistan agar lebih meningkatkan perlawanan pada Taliban.

Juru Bicara Kepresidenan Afghanistan, Humayun Hamidzada menyatakan, program "suap" ini bukan untuk membentuk kelompok-kelompok milisi di Afghanistan, tapi untuk lebih memberdayakan warga setempat dalam menjaga keamanan wilayahnya.

"Kami melengkapi mereka, bukan hanya dengan senjata tapi dengan apa saja sehingga mereka mampu melindungi wilayah mereka," kata Hamidzada.

Sejumlah pejabat pemerintahan Afghanistan mengatakan, untuk uji coba, program ASOP akan dilaksanakan di dua distrik di provinsi Helmand dalam minggu-minggu ini. Selanjutnya, program ASOP akan dilaksanakan secara bergiliran di seluruh provinsi itu. Siapa tokoh masyarakat yang diikutsertakan dalam program tersebut, dipilih langsung oleh Gubernur Helmand, Gulab Mangal.

Helmand merupakan salah satu provinsi di Afghanistan yang berhasil dikuasai kembali oleh Taliban. Perlawanan Taliban di Helmand juga menimbulkan banyak korban di pihak pasukan Inggris.

"Kami kehilangan wilayah-wilayah utama di Helmand, karena kami gagal melakukan pendekatan dengan warga setempat agar berpihak pada kami," kata seorang pejabat pemerintah Taliban.

Bagi para pengamat politik, strategi memberikan "uang sogokan" bagi para tokoh masyarakat di Helmand untuk melawan Taliban, tidak akan berhasil.

"Melihat kondisi keamanan yang rapuh, ASOP adalah strategi beresiko tinggi," kata Matt Waldman dari organisasi bantuan Oxfam pada surat kabar Independent.

Menurutnya, strategi ASOP justru akan menyuburkan kelompok-kelompok milisi dan akan menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Walden juga mengatakan, ASOP menunjukkan bahwa situasi di Afghanistan lebih sulit dan rumit bagi pasukan asing, dibandingkan dengan situasi yang mereka hadapi di Irak.

importand of hajj in islam

bookmark

About Me

Foto saya
bermimpilah setinggi mungkin tapi jangan lupa diri.

suara merdeka

kalender hijriah

sobat ane

kategori

my books

  • ayat-ayat cinta
  • dunia sophie
  • edensor
  • ESQ
  • ketika cinta bertasbih
  • la tahzan
  • laskar pelangi
  • makrifat cinta
  • maya
  • muhammad
  • perang suci
  • rahasia meede
  • sang pemimpi
  • syahadat cinta

menurut mu gimana ?

coment yo!!!!!


ShoutMix chat widget
Loading...
Free Cursors